Gaya Sosial Media Palsu
“Gaya Sosial Media Palsu” biasanya merujuk pada tampilan atau persona yang ditampilkan di media sosial yang tidak mencerminkan kehidupan nyata seseorang. Ciri-cirinya antara lain: Kemewahan yang Terpoles Menampilkan mobil mewah, liburan eksklusif, atau pakaian mahal — meskipun sebenarnya dipinjam, disewa, atau hanya digunakan untuk foto. Mengunggah kehidupan “sempurna” yang sangat dikurasi. Quote Bijak + Gaya Hidup Caption seperti: “Kerja keras dalam diam, biarkan sukses yang berbicara.” sambil berfoto di rooftop kafe mahal. Gaya seolah-olah jadi motivator atau “guru kehidupan”, padahal motivasinya untuk personal branding. Pencitraan Filantropi atau Dermawan Foto sedang “menolong” orang lain — sering dibuat dengan pose dramatis atau rekayasa yang disengaja untuk menuai simpati atau kekaguman. Flexing Halus (Humble Brag) Contoh: “Gak nyangka bisa ke Paris lagi tahun ini. Semua karena doa dan kerja keras…” → padahal hanya transit bandara atau bahkan diedit. Setting Palsu Lokasi mewah tapi hanya dip…