Alun-Alun Lor Yogyakarta
Alun-Alun Lor, atau dikenal juga sebagai Alun-Alun Utara, adalah sebuah ruang terbuka berbentuk persegi yang terletak di depan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dengan luas sekitar 150 x 150 meter, alun-alun ini memiliki dua pohon beringin besar yang diberi nama Kyai Dewandaru dan Kyai Wijayandaru, yang menjadi simbol penting dalam budaya Jawa. 🏛️ Sejarah dan Fungsi Tradisional Pada masa lalu, Alun-Alun Lor berfungsi sebagai tempat latihan prajurit dan unjuk kehebatan di hadapan Sultan. Sultan dan para pembesar kerajaan biasanya menyaksikan atraksi para prajurit dari Siti Hinggil, bagian depan Keraton yang memiliki permukaan lebih tinggi. Selain itu, alun-alun ini juga digunakan untuk tradisi Tapa Pepe, yaitu bentuk unjuk diri dari rakyat agar didengar dan mendapat perhatian dari Sultan. Tapa Pepe dilakukan pada siang hari terik di antara dua pohon beringin oleh seseorang yang sedang memohon keadilan langsung kepada Sultan. Dulu, terdapat aturan-aturan yang harus dipatuhi jika ingin mem…